Paratapes undulatus, Si Kerang Batik yang Potensial
Kerang batik (Paratapes undulatus) merupakan salah satu sumber daya perairan yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis tinggi. Dari sisi nutrisi, kerang batik kaya akan protein, mineral, serta asam lemak esensial yang penting bagi kesehatan manusia. Kandungan gizinya menjadikan kerang ini sebagai pilihan pangan laut yang bergizi. Selain itu, kerang batik juga memiliki rasa khas dan tekstur daging yang lembut, sehingga digemari sebagai bahan olahan kuliner misalnya kerang batik asam manis, kerang batik saos padang, atau lainnya.

Kerang batik saat ini masih diambil dari alam. Kerang ini biasanya ditemukan di perairan subtidal dangkal dengan substrat halus (tipe lempung debuan dan geluh lempung debuan). Kerang ini ditemukan meliah dalam substrat hingga kedalaman 5-20 cm. Biasanya nelayan menggunakan alat khusus (garu yang dilengkapi dengan jaring) untuk mengambil kerang batik.
Paphia undulata dapat dibedakan dari anggota Veneridae yang lain berdasarkan karakter berikut. Cangkang berbentuk oval memanjang. Cangkang berwarna coklat kehijauan dengan hiasan pola zig-zag berwarna coklat tua. Pahatan berupa garis-garis halus bertipe oblique. Lekuk palial dalam, mencapai ± ⅓ Panjang cangkang, berujung tumpul dan mengarah ke dorsoanterior. Bekas perlekatan otot adduktor anterior dan posterior berbentuk oval dan berukuran hampir sama. Sifon inhalan dan ekshalan terpisah dan panjang. Kaki besar dan berbentuk seperti kapak.
Dari perspektif akuakultur, kerang batik memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena manfaat dan nilai ekonomisnya yang tinggi. Pengembangan budidaya kerang batik tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi strategi pengelolaan sumber daya berkelanjutan yang ramah lingkungan. (ra)