Menuju Indonesia dengan Swasembada Protein 2026
Pada puncak Hari Ikan Nasional 2025, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara tegas menetapkan target nasional: “Indonesia harus mencapai swasembada protein pada tahun 2026”. Pernyataan ini mengandung makna panggilan strategis bagi sektor kelautan dan perikanan, khususnya budidaya ikan, untuk menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan gizi dan protein nasional.
Dalam konteks tersebut, akuakultur memainkan peran sentral. Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani berkualitas dan sangat efisien secara produksi, yang ditunjuk langsung sebagai fokus oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui pengembangan sistem budidaya seperti bioflok, recirculating aquaculture system (RAS), serta inovasi pakan lokal berbasis sumber daya perairan lokal, program studi akuakultur dapat menjawab tantangan ketahanan protein secara ilmiah dan terukur.
Lebih dari sekadar produksi kuantitas, kualitas produksi akuakultur harus dioptimalkan agar kontribusinya terhadap target swasembada protein benar-benar maksimal. Di sisi akademik, program studi akuakultur memiliki tanggung jawab moral dan strategis untuk mencetak lulusan yang memahami tidak hanya aspek teknis budidaya, tetapi juga manajemen kesehatan ikan, efisiensi pakan, serta dampak ekologis budidaya. Riset terapan di kampus, misalnya pengujian pakan alternatif berbahan lokal, atau penerapan sistem budidaya minim limbah, dapat mempercepat peningkatan produktivitas tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem.
Dengan demikian, untuk mewujudkan swasembada protein 2026, dibutuhkan kolaborasi sinergis antara institusi pendidikan, pemerintah, dan pelaku industri perikanan. Program studi akuakultur di kampus harus menjadi pusat inovasi dan pelatihan, sekaligus mitra aktif pemerintah dalam pengembangan tambak dan pembudidaya lokal. Dengan kontribusi nyata dari akademisi dan lulusan akuakultur, visi swasembada protein melalui kekuatan perikanan budidaya bukanlah sekedar aspirasi, tetapi sebuah roadmap yang dapat diwujudkan secara bersama. (ra)