Apa saja jenis Ikan Lokal yang ada di Sungai?
Ikan Baung/Rengkik (Hemibagrus nemurus)
Anggota famili Bagridae ini merupakan karnivora oportunistik yang memiliki preferensi habitat di area lindung seperti celah batang kayu dan liang sungai. Secara reproduktif, Baung memijah pada awal musim penghujan (Oktober–Januari) di zona riparian bervegetasi. Saat ini, konversi lahan di sempadan sungai menjadi bangunan liar menyebabkan hilangnya habitat pemijahan alami (spawning ground), yang secara signifikan menurunkan populasi di alam.
Ikan Papar (Notopterus notopterus)
Ikan papar dikenal juga sebagai Belida Jawa, spesies ini menempati posisi trofik sebagai karnivora dengan diet yang mencakup krustasea, serangga, dan detritus. Karena ambang toleransinya yang rendah terhadap polutan, kehadiran atau ketiadaan Belida di suatu perairan berfungsi sebagai bioindikator vital bagi kesehatan dan integritas ekosistem perairan tawar.
Ikan Jendil (Pseudolais micronemus)
Ikan Jendil merupakan spesies ikan asli (indigenous species) Indonesia yang mendiami ekosistem sungai besar seperti Brantas dan Bengawan Solo. Secara etologis, ikan ini bersifat nokturnal dan sangat sensitif terhadap fluktuasi parameter kualitas air serta suhu. Dari aspek nutrisi, Jendil adalah omnivora dengan nilai gizi tinggi, menjadikannya komoditas perikanan tangkap yang krusial. Namun, tantangan utamanya adalah spesies ini belum berhasil didomestikasi (budidaya), sehingga kelestariannya murni bergantung pada kesehatan ekosistem sungai.
Ikan Berot (Mastacembelus unicolor)
Ikan Berot memiliki adaptabilitas habitat yang luas, mulai dari perairan berlumpur hingga arus deras, dengan perilaku kriptik (bersembunyi di sela batu/akar). Spesies nokturnal ini memiliki nilai fungsional bagi kesehatan manusia karena kandungan protein dan Vitamin D yang tinggi. Sayangnya, degradasi lingkungan akibat limbah antropogenik dan sampah domestik menjadi faktor utama penurunan populasi spesies ini di habitat aslinya.
Sungai menjadi habitat alami banyak jenis ikan lokal. Jangan buang sampah dan limbah ke sungai. Mari jaga kelestarian sungai agar ekosistem lestari. (ra)