Prestasi Gemilang! Dosen Akuakultur FKP UNESA Raih Gold Award dan Best of Best Video Competition di FISME 2026 Malaysia
Kabar membanggakan datang dari jajaran dosen S1 Akuakultur, Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Tim dosen dari Program Studi S1 Akuakultur berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang International Innovative Science and Mathematics Education Festival (FISME) 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan PPSMJ, Malaysia.
Dalam kompetisi yang bertajuk 3 Minutes STEM Video Competition dengan tema "Innovation, Igniting Minds, Transforming Futures" ini, tim dosen FKP UNESA memenangkan dua penghargaan sekaligus, yaitu Gold Award dan penghargaan tertinggi Best of Best Video Award untuk kategori kompetisi video STEM. Prestasi ini semakin mengukuhkan eksistensi UNESA di kancah internasional sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam inovasi dan komunikasi ilmiah.
Karya video inovatif yang diikutsertakan berjudul "An Ethno-STEM Model of Mussel Farming for Sustainable Aquaculture and Environment" . Video ini mengangkat model budidaya kerang hijau berbasis pendekatan Ethno-STEM, yaitu integrasi antara kearifan lokal (ethnoscience) dengan pendekatan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) untuk menciptakan sistem akuakultur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ide ini sejalan dengan upaya global dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis ekologi yang inklusif dan inovatif.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran tiga dosen andalan FKP UNESA yang menjadi ujung tombak tim. Mereka adalah Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc. selaku Koordinator Prodi S1 Akuakultur, Agum Pratama Fasya Abdullah, S.Pd., M.Sc. , serta Muhammad Ahya Rafiuddin, S.Pi., M.Si., Ph.D. , yang seluruhnya merupakan dosen di Prodi S1 Akuakultur. Kolaborasi tim dalam meramu konsep riset menjadi sebuah narasi video yang menarik dan informatif berhasil memikat dewan juri di ajang internasional tersebut.
Penghargaan diserahkan pada hari Selasa, 24 Juni 2026, dalam acara puncak FISME 2026 yang berlangsung di Dewan Astana Koli Tunjuk Canselor (KTC), UTM Malaysia. Raihan ini menjadi bukti nyata bahwa dosen UNESA mampu bersaing dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak pada masyarakat luas.