Pengenalan Ikan Arwana Irian, Spesies Endemik Bernilai Ekonomi Tinggi
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui program Diktisaintek Berdampak memperkenalkan salah satu spesies ikan air tawar khas kawasan Australia Utara dan Nugini, yaitu Arwana Irian (Scleropages jardinii). Ikan ini dikenal memiliki sisik berwarna kusam dengan pola baulan sabit hijau atau merah yang menjadi daya tarik tersendiri.
Arwana Irian hidup di perairan tenang seperti rawa-rawa dan bersifat soliter serta teritorial. Ikan ini biasanya aktif pada suhu sekitar 30°C dan memakan serangga, ikan kecil, hingga katak. Berat maksimal yang pernah dilaporkan mencapai 12,27 kg.
Dalam siklus hidupnya, telur Arwana Irian dibawa di dalam mulut induk betina hingga menetas. Anak ikan mulai mandiri saat mencapai panjang sekitar 3,5–4 cm.
Selain memiliki keunikan morfologis dan perilaku hidup yang menarik, Arwana Irian juga bernilai ekonomi tinggi dan digemari oleh masyarakat sebagai ikan hias. Berdasarkan data dari FishBase (2025), spesies ini termasuk dalam kategori Least Concern menurut status IUCN.
Poster ini disusun oleh Muhammad Daffa’ Syahputra dan Reni Ambarwati sebagai bagian dari upaya edukasi dan pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.