Dukung SDGs 2, 4, dan 14, Prodi Akuakultur Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Teknik Bioflok bagi Guru Biologi Madrasah Aliyah Jawa Timur untuk Membekalkan Ketahanan Pangan di Lingkungan Sekolah
Ketahanan pangan menjadi isu strategis di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, dan peningkatan jumlah penduduk. Salah satu solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan adalah budidaya ikan dengan sistem bioflok. Teknologi ini dapat diterapkan di berbagai skala, termasuk di lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran kontekstual dalam bidang biologi.
Acara ini diselenggarakan dalam payung kerja sama dengan bidang pendidikan Kemenag Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, turut berpartisipasi aktif perwakilan guru biologi dari seluruh Madrasah Aliyah di Jawa Timur. Acara yang berlangsung di MAN 2 Lamongan ini dibuka secara resmi oleh Kabid Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Jatim, Dr. Sugiyo, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi pendidikan vokasional di madrasah. “Program ini sejalan dengan visi Kemenag untuk memperkuat kemandirian madrasah melalui pemanfaatan sumber daya lokal, termasuk dalam hal ketahanan pangan,” ujarnya.

Para peserta antusias mengikuti sesi praktik MAN 2 Lamongan yang telah dilengkapi dengan percontohan unit bioflok. “Teknik ini sangat cocok diterapkan di madrasah karena hemat lahan dan biaya, tapi hasilnya optimal,” tutur salah satu guru peserta dari MA Kabupaten Malang.